0

Kerukunan Antar Umat Beragama

Posted by Unknown on 08.04

           Kerukunan umat bragama yaitu hubungan sesame umat beragama yang dilandasi dengan toleransi, saling pengertian, saling menghormati, saling menghargai dalam kesetaraan pengamalan ajaran agamanya dan kerja sama dalam kehidupan masyarakat dan bernegara. Umat beragama dan pemerintah harus melakukan upaya bersama dalam memelihara kerukunan umat beragama, di bidang pelayanan, pengaturan dan pemberdayaan. Sebagai contoh yaitu dalam mendirikan rumah ibadah harus memperhatikan pertimbangan Ormas keagamaan yang berbadan hokum dan telah terdaftar di pemerintah daerah.
Pemeliharaan kerukunan umat beragama baik di tingkat Daerah, Provinsi, maupun Negara pusat merupakan kewajiban seluruh warga Negara beserta instansi pemerinth lainnya. Lingkup ketentraman dan ketertiban termasuk memfalisitasi terwujudnya kerukunan umat beragama, mengkoordinasi kegiatan instnsi vertical, menumbuh kembangkan keharmonisan saling pengertian, saling menghormati, saling percaya diantara umat beragama, bahkan menerbitkan rumah ibadah. 

          Sesuai dengan tingkatannya Forum Krukunan Umat Beragama dibentuk di Provinsi dan Kabupaten. Dengan hubungan yang bersifat konsultatif gengan tugas melakukan dialog dengan pemuka agama dan tokoh-tokoh masyarakat, menampung aspirasi Ormas keagamaan dan aspirasi masyarakat, menyalurkan aspirasi dalam bentuk rekomendasi sebagai bahan kebijakan.
Kerukunan antar umat beragama dapat diwujdkan dengan;
1. Saling tenggang rasa, saling menghargai, toleransi antar umat beragama
2. Tidak memaksakan seseorang untuk memeluk agama tertentu
3. Melaksanakan ibadah sesuai agamanya, dan
4. Mematuhi peraturan keagamaan baik dalam Agamanya maupun peraturan
Negara atau Pemerintah.
Dengan demikian akan dapat tercipta keamanan dan ketertiban antar umat beragama, ketentraman dan kenyamanan di lingkungan masyarakat berbangsa dan bernegara

0

Pembangunan Berkelanjutan

Posted by Unknown on 07.50

Pengertian pembangunan berkelanjutan 
           Pembangunan berkelanjutan adalah pembangunan yang memenuhi kebutuhan masa kini tanpa harus mengurangi kemampuannya untuk memenuhi kebutuhan dari generasi yang akan datang. Pembangunan berkelanjutan harus memerhatikan pemanfaatan lingkungan hidup dan kelestarian lingkungannya agar kualitas lingkungan tetap terjaga. Kelestaraian lingkungan yang tidak terjaga, akan menyebabkan daya dukung lingkungan berkurang, atau bahkan akan hilang.

Konsep dan criteria pembangunan berkelanjutan 
 1.      Konsep kesinambungan sumber-sumber dan produksi 
=>   Memiliki criteria yaitu :
a.      Efisiensi
b.      Keutuhan Etiologi / Ekosistem
c.       Keadilan
2.      Konsep kesinambungan budaya dan kesinambungan dalam budaya
=>   Memiliki criteria yaitu :
a.      Komunitas
b.      Keutuhan budaya
c.       Integrasi / keseimbangan
3.      Konsep pandangan pembangunan berkualitas
=>  Memiliki criteria yaitu :
a.      Pemandangan sebagai relasasi kemampuan

0

Jurnal Perusahaan Dagang

Posted by Unknown on 07.26

CONTOH :
    Selama bulan januari 2013 PD TOMMY terjadi transaksi-transaksi sbb :

1.      Pada tanggal 2 januari, dibeli barang dagang dari PT INDOFOOD sebesar                             Rp 10.000.000 dengan nomor faktur 120, syarat 3/15, n/30
Jawab :
Pembelian                     Rp 10.000.000
          Utang dagang                    Rp 10.000.000

2.      Pada tanggal 3 januari, dibeli barang dagangan dari PD HIJAU sebesar Rp 1.500.000       secarai tunai
Jawab :
Pembelian                    Rp 1.500.000
          Kas                                    Rp 1.500.000

3.      Pada tanggal 4 januari, dijual barang dagangan kepada PD MICHU sebesar Rp 2.500.000 dengan nomor faktur 221 syarat 2/10, n/30
Jawab :
Piutang dagang            Rp. 2.500.000
          Penjualan                           Rp 2.500.000

4.      Pada tanggal 5 januari, diterima pengembalian barang dagangan dari PD MICHU sebesar         Rp 500.000 karena brang tidak sesuai degan pesanan
Jawab :
Return penjualan         Rp 500.000
          Piutang dagang                  Rp 500.000

5.      Pada tanggal 6 januari, di jual barang dagangan ke pada PD SUKMA Rp 1.000.000
Jawab :
Kas                               Rp 1.000.000
          Penjualan                           Rp 1.000.000

6.      Pada tanggal 7 januari, dijual barang dagangan ke pada PD MELATI sebasar Rp 2.000.000 dengan syarat no faktur 225
Jawab :
Piutang dagang            Rp 2.000.000
            penjualan                          Rp 2.000.000

7.      Pada tanggal 8 januari, diterima penulisan dari PD MELATI sebesar Rp 1.000.000
Jawab :
Kas                               Rp 1.000.000
           Piutang dagang                  Rp 1.000.000

8.      Pada tanggal 9 januari, di bayar beban listrik dan telepon bulan ini sebesar Rp 250.000
Jawab :
Beban listrik dan telepon   Rp 250.000
            Kas                                     Rp 250.000

9.      Pada tanggal 10 januari, dibayar semua hutang ke PD INDOFOOD
Jawab :
Hutang dagang                       Rp 10.000.000
               Kas                                           Rp 9.700.000
               Potongan pembelian                Rp    300.000    

10.   Pada tanggal 11 januari, diterima sisa piutang dari PD MELATI
     Jawab :
kas                                           Rp 1.000.000
               piutang dagang                           Rp 1.000.000

11.  Pada tanggal 12 januari, di terima pendapatan bunga dari bank ABC sebesar Rp 150.000 
Jawab :
Kas                                           Rp 150.000
               Pendapatan bunga                       Rp 150.000

12.   Pada tanggal 13 januari, dijual brang dagangan ke pada PD BARA sebesar Rp 2.500.000 dengan syarat 2/10, n/30 no faktur 229
Jawab :
Piutang dagang                         Rp 2.500.000
                Pemjualan                                    Rp 2.500.000

13.  Pada tanggal 14 januari,  dijual peralatan kantor bekas sebesar Rp 500.000 PD MICHU
Jawab :
Kas                                            Rp 500.000
                 Peralatan kantor                          Rp 500.000

14.   Pada tanggal 15 januari, dibeli barang dagangan dari PT BATIN sebesar Rp 5.000.000     dengan syarat 3/15, n/30 no faktur 121
Jawab :
Pembelian                                 Rp 5.000.000
                 Utang dagang                            Rp 5.000.000

15.  Pada tanggal 16 januari, dijual barang dagangan ke pada PD SUKMA Rp 500.000           dengan faktur 230
Jawab :
Piutang dagang                         Rp 500.000
                Penjualan                                   Rp 500.000

0

Teknik Pengembangan Paragraf

Posted by Unknown on 07.14
  • Unsur-unsur yang membangun paragraf
           Sebuah paragraph dibangun oleh beberapa kalimat yang saling berhubungan. Kalimat-kalimat tersebut diikat oleh satu pikiran utama dan dijelaskan secara terinci oleh beberapa pikiran pejelas. Pikiran utama dan pikiran penjelas masing-masing tertuang dalam kalimat penjelas. Jadi,  dalam sebuah paragraph terdapat vsatu kalimat utama dan beberapa klimat penjelas.
Didalam sebuah suatu paragraf ada juga hal-hal utama yang harus dimiliki oleh suatu paragraf yaitu :
1.      Masalah atau topic 
      2.      Kalimat utama 
      3.      Kalimat penjelas
4.      Opini atau fakta                    
  • Pengurutan kalimat utama dan kalimat penjelas
          Kalimat utama dan klimat penjelas dapat disusun menjadi paragraph yang baik dengan menggunakan urutan tertentu. Urutan kalimat dalam paragraph dapat disusun menurut yaitu :
1.      Urutan logis ialah urutan yang menyebutkan lebih dahulu hal-hal umum, kemudian ke hal-hal khusus atau sebaliknya. Jadi, boleh dikatakan bahwa kalimat-kalimat yang membuat pikiran penulis diurut secara sistematis atau analitis.
2.      Urutan kronologis ialah urutan kejadian menurut waktu. Peristiwa yang digambarkan dalam paragraph diurut menurut tingkat perkembangannya dari waktu ke waktu. Urutan tersebut dipakai pada tulisan naratif.
3.      Urutan klimaks dan anti klimaks ialah paragraf yang mula-mula disebutkan pernyataan/kejadian biasa,kemudian lambat laun meningkat menjadi makin penting.   
  • Pengembangan paragraf
           Sebuah paragraf  mengandung satu pikiran utama dan satu pikiran penjelas yang merupakan pengecualian adalah naratif dan deskriptif.
Ada beberapa pola pengembangan paragraf, antara lain :
1.      Dengan hal-hal yang khusus (umum khusus/umum umum)
2.      Dengan alasan-alasan (sebab-akibat)
3.      Dengan perbandingan
4.      Dengan contoh-contoh
5.      Dengan definisi luas
6.      Dengan campuran

 

Copyright © 2009 M.Husain My_Blog All rights reserved. Theme by Laptop Geek. | Bloggerized by FalconHive.